POPULASI-JEPANG-TURUN-HINGGA-DI-BAWAH-125-JUTA-JIWA.jpg

Populasi Jepang turun hingga di bawah 125 juta jiwa

Populasi Jepang turun hingga di bawah 125 juta jiwa, menurut data terbaru yang dirilis oleh pemerintah Jepang. Hal ini menandakan bahwa negara yang dikenal dengan tingkat harapan hidup tertinggi di dunia ini mengalami penurunan jumlah penduduk yang cukup signifikan.

Menurut data tersebut, populasi Jepang saat ini berada di bawah 125 juta jiwa, yang merupakan jumlah terendah sejak pemerintah mulai melakukan sensus penduduk pada tahun 1920-an. Penurunan ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk tingkat kelahiran yang rendah, pertambahan usia penduduk, serta kurangnya imigrasi yang signifikan.

Salah satu faktor utama yang menyebabkan penurunan populasi Jepang adalah tingkat kelahiran yang terus menurun. Banyak pasangan muda di Jepang yang memilih untuk tidak memiliki anak atau hanya memiliki satu anak saja. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, seperti biaya hidup yang tinggi, kesulitan dalam menemukan pekerjaan yang stabil, serta perubahan gaya hidup yang menyebabkan banyak wanita memilih untuk fokus pada karir mereka.

Selain itu, pertambahan usia penduduk juga menjadi faktor penting dalam penurunan populasi Jepang. Dengan semakin banyaknya orang yang memasuki usia lanjut, jumlah kematian di negara ini pun semakin meningkat. Hal ini menyebabkan tingkat kelahiran yang rendah sulit untuk mengimbangi jumlah kematian, sehingga populasi Jepang terus mengalami penurunan.

Kurangnya imigrasi juga turut berperan dalam penurunan populasi Jepang. Meskipun pemerintah Jepang telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan jumlah imigran di negara ini, namun masih terdapat stigma terhadap imigran di masyarakat Jepang. Hal ini membuat banyak imigran yang memilih untuk tidak tinggal di Jepang dalam jangka waktu yang lama, sehingga kontribusi imigran terhadap pertumbuhan populasi Jepang masih terbatas.

Untuk mengatasi penurunan populasi ini, pemerintah Jepang perlu melakukan langkah-langkah yang lebih konkret dan terukur. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan dukungan bagi pasangan muda agar lebih mudah untuk memiliki anak, seperti dengan memberikan insentif keuangan atau menyediakan fasilitas penitipan anak yang terjangkau.

Selain itu, pemerintah juga perlu memperbaiki sistem pensiun dan perawatan lanjut usia untuk menghadapi pertambahan usia penduduk yang semakin tinggi. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan populasi Jepang dapat kembali stabil dan tidak terus mengalami penurunan yang signifikan.

Tags: No tags

Comments are closed.